Sintang > Wisata
PATUNG KEMPAT DAN LINGGA MUKA

Patung Siwa terdapat di kampung Pari Empahan di pinggir sungai Sepauk dan Batu Lingga di kampung Tanjung Ria, Sungai Tebelian. Kedua objek bersejarah ini adalah peninggalan Aji Melayu, pendiri kerajaan Sepauk, cikal bakal kerajaan Sintang.

Patung Siwa di Sepauk merupakan sebuah patung bertangan empat yang terbuat dari perunggu dalam keadaan tidak lengkap, yakni hanya sampai pada pergelangan kaki saja. Oleh masyarakat setempat, patung ini disebut Patung Gusar.

Batu Lingga Muka disebut juga Batu Kalbut atau Batu Pujaan dan diketahui letaknya sudah berubah dari asalnya karena pada tahun 1880, sebagaimana tertulis dalam buku Artibus Asiae Institute 0f Fine Arts-New York University Vol XXIX Note on a Mukhalinga from Western Boerneo, tercatat telah dipindahkan oleh Pangeran Laksamana dari tempat aslinya. Pada Batu Kalbut ini terpampang wajah Sang Budha.

Pada tahun 1985-1986 kota Sepauk menjadi obyek penelitian tim arkeolog dari Jakarta sehingga ditemukan lagi sebuah batu yang disebut Batu Lembu. Jauh sebelum itu masyarakat setempat juga pernah menemukan lima buah kapak batu dari zaman batu (neolitikum).