|
Pada abad ke-16 di
Kota Lama (kecamatan Telok Keramat, 36 km dari kota
Sambas) telah berdiri sebuah kerajaan yang diperintah
oleh Ratu Sepudak, salah seorang dari tujuh perwira dari
kerajaan Majapahit yang menganut agama Hindu. Dalam masa
pemerintahannya, datang Sultan Raja Tengah dari kerajaan
Brunei. Raja Tengah datang bersama istrinya, Ratu Surya
dari kerajaan Tanjungpura, dan putranya, Raden Sulaiman.
Keluarga ini kemudian memberikan pengaruh Islam kepada
seluruh kerabat kerajaan dan rakyatnya
Setelah wafatnya
Ratu Sepudak, menantunya yang juga masih keponakannya
bernama Pangeran Prabu Kencana dinobatkan sebagai raja
dengan gelar Ratu Anom Kusuma Yudha. Adik kandung raja
baru ini, Pangeran Aria Mangkurat, diangkat sebagai
patih dengan wakil patih Raden Sulaiman.
Karena rakyat
lebih menghargai dan memperhatikan Raden Sulaiman,
timbul rasa iri hati Pangeran Aria Mangkurat. Sewaktu
Ratu Anom Kusuma berkunjung ke Johor, Pangeran Aria
Mangkurat menyebarkan isu bahwa Raden Sulaiman akan
melakukan kudeta. Ratu Anom Kusuma yang segera pulang ke
kerajaan. Tetapi Kiyai Setia Bakti, tangan kanan Raden
Sulaiman, telah terbunuh oleh pengikut Pangeran Aria
Mangkurat.
Karena peristiwa
tersebut Raden Sulaiman menyingkir ke daerah Bandir dan
mendirikan sebuah kota dengan nama Kota Bangun. Ratu
Anom Kusuma kemudian memindahkan kotanya ke Kota Balai
Pinang di pinggir sungai Selakau.
Atas
meninggalnya Ratu Anom Kusuma, diangkatlah putranya yang
bernama Raden Bekut menjadi raja dengan gelar Panembahan
Kota Balai. Raden Bekut beristrikan Mas Ayu Krontiko,
putri Pangeran Mangkurat. Raden Mas Dungun, putra Raden
Bekut, adalah panembahan terakhir Kota Balai. Kerajaan
ini kemudian berakhir karena utusan Raden Sulaiman
menjemput mereka kembali ke Sambas.
Kurang lebih
tiga tahun kemudian, berpindahlah mereka mendirikan
pusat pemerintahannya ke Lubuk Mandung, pada
persimpangan tiga sungai, yakni sungai Sambas Kecil,
sungai Subah dan sungai Teberau. Kota ini juga disebut
Muara Ulakan. Di tempat inilah didirikan keraton Sambas
dan Raden Sulaiman dinobatkan menjadi raja pertama
kerajaan Sambas.
|