|
Kebun Binatang
Pontianak terletak di Jalan Adisucipto, saat ini memiliki
lebih dari 50 koleksi satwa, antara lain burung hantu,
elang laut, pecuk ular, bangau, kasuari, tekukur dan
kakatua. Selain itu terdapat pula orangutan, berbagai
jenis primata, musang, landak, beruang, buaya dan
lain-lain.
Satwa-satwa
tersebut berasal dari sumbangan masyarakat dan penyitaan
terhadap satwa yang dipelihara masyarakat tanpa izin
pemerintah. Selain itu juga terdapat sumbangan dan
penitipan satwa dari Sub Balai Konservasi Sumber Daya
Alam (KSDA) yang diperoleh dari habitat asalnya.
Kebun Binatang
Pontianak berdiri sejak tahun 1976, diprakarsai oleh
Kepala Daerah Tingkat I KalBar. Kebun binatang ini
didirikan dengan latar belakang bahwa pada saat itu
marak dilakukan penebangan hutan oleh para pengusaha
yang menyebabkan terganggunya habitat satwa hutan. Agar
satwa-satwa tersebut tidak punah, dilakukanlah
pemindahan satwa tersebut ke tempat yang lebih aman dan
sesuai dengan habitat aslinya.
Upaya ini juga
didorong oleh kegiatan seorang pengusaha kayu asal
Italia bernama Pausto Oricciu yang memelihara berbagai
jenis satwa liar di kediamannya di Jalan Syuhada
Pontianak. Satwa-satwa tersebut dipelihara tanpa izin.
Oleh karena itu, Pemda mengambil langkah-langkah untuk
mengambil alih pemeliharaan satwa-satwa tersebut dan
menampungnya di sebuah lokasi yang namanya Taman Hiburan
Rahadi Usman. Taman inilah yang kemudian diubah fungsi
menjadi Kebun Binatang Pontianak.
|